Harap Tunggu…

Beda Yahudi dengan Agama Yahudi dan beda Bani Israel dengan Negara Israel

Beda Yahudi, Agama Yahudi, Bani Israel dan Negara Israel

Oleh Hanif Saha Gafur

Ribut-ribut tentang konflik Israel dengan Palestina, termasul setelah kunjungan Katib Am PBNU Yahya Cholil Staquf ke Yerusalam menjadi nara sumber pertemuan AJC (American Jewish Committee) Global Forum, sesungguhnya banyak orang yang tidak tahu duduk perkaranya.

Untuk oyu, dalam kesempatan ini saya merasa perlu untuk memberikan khazanah wawasan tentang dibedakannya antara Yahudi dengan Agama Yahudi, serta tentang Bani Israel dengan negara Israel, dan Zionisme.

Pertama, tentang Yahudi. Istilah Yahudi itu sesungguhnya tak semata urusan agama saja, tapi sesungguhnya ini sekaligus sebagai variabel “kebangsaan”, apapun agama yang dianutnya.

Istilah Yahudi ini juga berupa “darah keturunan” yang dipelihara oleh mereka, dari generasi ke generasi.

Dalam konteks ini, semangat Chauvinisme eksklusif selalu ada dan sangat kuat. Misalnya kelompok Yahudi Shapardhim stay Ashkenazim, baik mereka yang masih tetap beragama Yahudi atau yang sudah converted menjadi Kristen atau Muslim.

Mengapa begitu begitu chauvinis ? Yaa Quran saja mengakui bahwa Yahudi Bani Israel itu hebat (فضلناهم على العالمين / aku jadikan dia unggul di alam ini).

Al Quran sendiri juga menyebut bahwa Yahudi Bani Israel itu anak-anak Tuhan dan kekasihnya (نحن أبناء الله و احبائه ).

Mereka menyebut dirinya sebagai bangsa unggul pilihan Tuhan. Mengapa mereka sebut pilihan Tuhan ? Karena Allah SWT selalu pilih Nabi dan Rasul dari darah keturunan Yahudi Bani Israel. Hampir semua Nabi dari darah keturunan Israel (Yaqub AS, keturunan Nabi Ibrahim AS).

Justeru yang dikritik oleh Al Quran itu faktor sombong, semangat chauvinistik, dan watak eksklusifnya. Dalam hal ini Al Quran ingin menegaskan dan menolak keunggulan ras bukan karena gen semata, tapi unggul itu bisa ada pada bangsa lain.

Hanya dengan Iman dan ilmu kamu bisa terangkat derajatmu, siapapun dan bangsa apa pun kamu itu.

Kemuduian soal agama Yahudi. Dalam konteks ini Yahudi itu adalah sesuatu yang khusus penganut ajaran Nabi Musa dan nabi-nabi lainnya.

Kedua, soal Bani Israel. Bani Israel ini berbeda dengan Negara Israel. Negara Israel dibuat oleh kelompok Zionis pimpinan Theodore Herzl untuk membuat negara tersendiri bagi pemeluk beragama Yahudi.

Jadi Israel itu lebih sebagai negara agama, ketimbang negara nasional. Mereka yang datang ke Israel itu adalah para imigran Yahudi Barat setelah di buru Hitler dan diburu oleh Raja Spanyol, khususnya setelah Spanyol resmi jadi Katolik.

Dalam kondisi seperti itulah Inggris memberi tanah Palestina sebagai hadiah bagi mereka. Maka datanglah ratusan ribu Yahudi Barat ke Palestina dengan cara merampas tanah Arab, yang dihuni bangsa Palestin.

Apakah Yahudi Israel itu keturunan Bani Israel ??? Sama sekali bukan !!!

Justeru warga Palestina-lah yang secara keturunan gen dan DNA-nya asli keturunan Yahudi Bani Israel.

Jadi sesungguhnya, Palestina itu, baik yang Kristen mau pun yang Muslim adalah keturunan asli Bani Israel dan asli Yahudi.

Jadi orang Palestine itu lebih Israel ketimbang warga negara Israel. Lebih Yahudi (kebangsaan) ketimbang Yahudi Israel. Hanya karena faktor orang Palestine telah jadi Muslim dan Kristen, mereka tidak diakui Israel sebagai warga Yahudi kebangsaan.

Dalam bahasa Ibrani mereka kerap kali disebut dengan goyim. Sistem segregasi apartheid ini terus berjalan hingga kini di negeri zionis Israel. Demikian, wassalam. (Hanief)

Bagikan ke sosial media

Leave a Reply