Yudisium ke-2 Universitas NU Kalsel

Yudisium ke-2 Universitas NU Kalsel

Banua.co, GAMBUT – Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) melaksanakan Yudisium ke-2 pada Sabtu (17/10) kemarin.  Rektor UNUKASE Drs. H. Geriliansyah Basrindu, MM, Ph.D mengharapkan mahasiswa yang di-yudisium memiliki kompetensi di bidangnya.

Kegiatan yang dilaksanakam di depan Gedung Kampus Universitas Nahdlatul Ulama itu berjalan lancar, meskipun diiringi hujan.

Yudisium ke-2 tahun ini diikuti 39 mahasiswa, yang didominasi Jurusan PGSD, yakni 18 mahasiswa. Selain itu, dari jurusa Pendidikan Bahasa Inggris 3 orang, Akuntansi 9 orang, Teknik Sipil 1 orang, Teknik Arsitektur 3 orang, Agrobisnis 3 orang, dan Teknik Informatika 4 orang.

Rektor Unukase, Geriliyansyah Basrindu. Foto-Istimewa
Rektor Unukase, Geriliyansyah Basrindu. Foto-Istimewa

“Saya harap para lulusan tahun ini berkompetensi di bidangnya masing-masing, sehingga mudah mendapat pekerjaan,” ujar Rektor UNUKASE.

“Tahun ini kita mendapatkan lulusan sebanyak 39 mahasiswa (i). Pada tahun kemarin ada 35, apabila kita totalkan maka semuanya ada 74 mahasiswa (i),” sambungnya.

Geriliyansyah mengatakan, sebenarnya Yudisium ini tidak dilaksanakan oleh Universitas, tetapi dilaksanakan oleh Prodi masing-masing, tetapi karena UNUKASE kampus yang baru dibangun, maka perlu perjuangan.

“Saya juga berharap kiranya di tahun mendatang mahasiswa yang lulus semakin banyak, karena pada tahun ini kampus berhasil mendapatkan mahasiswa baru sebanyak 300-an.” jelasnya.

Ia mengucapkan banyak terimakasih kepada para dosen yang telah memberi ilmu dan bantuannya kepada para mahasiswa (i).

Acara tersebut hanya dihadiri pihak Internal Kampus dan perwakilan PW NU Kalsel. Acara tersebut ditutup dengan hiburan, yang dipersembahkan oleh paduan suara UNUKASE.

Reporter: Anwar

Editor: Ibnu Syaifuddin

Bagikan ke sosial media

This Post Has 3 Comments

  1. saidy elmy

    Harus lebih banyak lg tulisan yg mampu mengetuk dinding kesadaran kita semua tp jgn dikamerakan pada salah satu sudut kemeja org krn intiny kita semua kebanyakan mengidap penyakit yg sama pada hubbud dunya n takut….., tks atas goresanny

  2. Abiyuzaen

    Agak kurang setuju dg kiasan “amarah kenabian”.

  3. Syarbani Haira

    Tulisan sangat mencerahkan

Tinggalkan Balasan